Tahapan Sejarah
Heuristik (Pengumpulan Sumber)
Tahap ini melibatkan pengumpulan berbagai sumber sejarah, baik primer maupun sekunder, yang berkaitan dengan topik penelitian. Sumber-sumber ini bisa berupa dokumen, arsip, artefak, atau kesaksian.
Verifikasi (Kritik Sumber)
Setelah sumber terkumpul, peneliti perlu melakukan kritik atau verifikasi untuk menguji keaslian dan kebenaran informasi yang terkandung di dalamnya. Tujuannya adalah memastikan validitas fakta sejarah dan mengidentifikasi potensi bias dalam sumber.
Interpretasi (Penafsiran)
Pada tahap ini, peneliti menganalisis fakta-fakta yang telah diverifikasi dan menafsirkannya untuk menemukan makna yang lebih dalam. Interpretasi ini membentuk dasar untuk argumen dan analisis dalam penulisan sejarah.
Historiografi (Penulisan Sejarah)
Ini adalah tahap akhir yang berupa penulisan sejarah. Peneliti menyusun narasi sejarah yang koheren dan logis berdasarkan interpretasi dan fakta yang telah ditemukan, dengan memperhatikan aspek kronologi agar mudah dipahami.













