Minggu, 27 April 2025

Medsos

Klik link dibawah untuk melihat media sosialku

Instagran : Instagram Account

TikTok : TikTok Account

UPRAK Seni Budaya

 


Halo para pecinta seni suara! Dalam Ujian Praktik Seni Budaya kali ini, kita akan menyelami kekayaan tradisi dan sentuhan romantisme melalui lantunan dua lagu yang berbeda namun sama-sama memikat: "Cik Cik Periuk" dari Kalimantan Barat dan "Surat Cinta untuk Starla" dari Virgoun. Lebih dari sekadar menyanyi, kita akan menghayati روح (ruh) dari setiap melodi dan lirik, serta menampilkannya dengan ekspresi yang menyentuh.

Tugas Praktik:

Setiap peserta akan menyanyikan lagu daerah "Cik Cik Periuk" dan lagu populer "Surat Cinta untuk Starla" secara individu. Penilaian tidak hanya berfokus pada teknik vokal, tetapi juga pada pemahaman konteks budaya dan emosi lagu, serta kemampuan menyampaikan pesan tersebut melalui penampilan yang berkesan.

Aspek Penilaian:

  • Teknik Vokal: Kejelasan intonasi, artikulasi, pernapasan, dan ketepatan nada saat menyanyikan kedua lagu.
  • Penghayatan Lagu:
    • "Cik Cik Periuk": Pemahaman akan nuansa riang, semangat, dan mungkin sedikit jenaka dari lagu daerah ini. Ekspresi wajah dan gestur yang sesuai dengan karakter lagu.
    • "Surat Cinta untuk Starla": Penjiwaan emosi cinta yang mendalam, ketulusan, dan kerinduan yang terkandung dalam lirik lagu. Ekspresi wajah dan gestur yang mendukung penyampaian emosi.
  • Interpretasi: Bagaimana peserta membawakan kedua lagu dengan gaya dan ciri khas pribadi namun tetap menghargai روح lagu aslinya.
  • Penampilan Keseluruhan: Kepercayaan diri, penguasaan panggung (walaupun sederhana), dan kemampuan menarik perhatian pendengar.
  • Penggunaan Bahasa (khusus "Cik Cik Periuk"): Ketepatan pengucapan lirik dalam bahasa daerah Kalimantan Barat.

Tujuan Pembelajaran:

Melalui tugas praktik ini, diharapkan kita dapat:

  • Meningkatkan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia melalui lagu daerah.
  • Menghayati dan memahami perbedaan ekspresi dan روح antara lagu daerah dan lagu populer.
  • Mengembangkan kemampuan interpretasi dan penyampaian emosi melalui seni suara.
  • Meningkatkan teknik vokal dan kepercayaan diri dalam bernyanyi.
  • Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap keragaman budaya bangsa.

Mari kita jadikan momen ini sebagai perpaduan antara melestarikan warisan budaya dan mengekspresikan perasaan melalui musik. Lantunkan "Cik Cik Periuk" dengan riang gembira dan "Surat Cinta untuk Starla" dengan penuh ketulusan. Tunjukkan kemampuan kalian dalam menghidupkan روح setiap lagu dan memukau para pendengar dengan penampilan yang berkesan! Selamat berkreasi!

UPRAK B. Inggris

 




The B&PH is a practical and often eco-conscious solution for organizing books and writing instruments in one compact unit. Frequently crafted from recycled materials like cardboard and cans, it offers a space-saving alternative to separate holders, contributing to a tidier workspace and promoting resourcefulness. Its affordability, especially when made as a DIY project, makes it an accessible organizational tool, embodying a simple yet effective approach to decluttering while often carrying a positive environmental impact through upcycling.


UPRAK B. Indonesia

 


Generasi milenial punya potensi besar untuk menjadi wirausahawan hebat! Blog [Nama Blog] hadir untuk membantumu mewujudkan "rumah kreasi" bisnismu di era digital. Intinya, dengan semangat mandiri, inovasi, dan pemanfaatan teknologi, kesuksesan ada di genggamanmu. Mari gali potensi dan bangun usaha impianmu!

UPRAK Matematika

 


Mengungkap Keindahan Batik Kawung dengan Transformasi Geometri di GeoGebra

Halo para matematikawan kreatif! Dalam Ujian Praktik Matematika kali ini, kelompok kami menghadirkan sebuah proyek yang memadukan keindahan seni tradisional dengan kekuatan konsep geometri: menciptakan motif Batik Kawung menggunakan aplikasi GeoGebra melalui pembelajaran transformasi geometri.

Batik Kawung, dengan ciri khasnya berupa pola bulatan yang beririsan dan membentuk motif seperti buah kawung (sejenis buah aren) atau juga dikaitkan dengan gambar bunga lotus dengan empat lembar mahkota yang merekah, menyimpan filosofi mendalam tentang kesempurnaan, keadilan, persaudaraan, dan pengendalian diri. Melalui GeoGebra, kita akan membongkar struktur geometris di balik keindahan visual motif ini dan mereplikanya menggunakan berbagai jenis transformasi.

Proses Pembelajaran dan Pembuatan:

Dalam proyek ini, kelompok kami mempelajari dan mengaplikasikan konsep transformasi geometri, meliputi:

  • Translasi (Pergeseran): Menggeser elemen dasar motif Kawung untuk menciptakan pengulangan pola.
  • Rotasi (Perputaran): Memutar elemen motif pada sudut tertentu untuk menghasilkan bentuk yang simetris.
  • Refleksi (Pencerminan): Mencerminkan elemen motif terhadap garis tertentu untuk menciptakan keseimbangan visual.
  • Dilatasi (Penskalaan): Mengubah ukuran elemen motif untuk menciptakan variasi dalam pola.

Dengan menggunakan fitur-fitur GeoGebra yang interaktif, kami merancang langkah-langkah sistematis untuk membangun motif Kawung dari elemen-elemen geometris sederhana seperti lingkaran dan garis. Proses ini melibatkan percobaan, analisis, dan pemahaman mendalam tentang bagaimana setiap transformasi memengaruhi posisi dan bentuk elemen-elemen tersebut hingga membentuk keseluruhan motif yang indah dan teratur.

Hasil dan Pembelajaran:

Melalui proyek ini, kami tidak hanya berhasil menciptakan visualisasi motif Batik Kawung secara digital, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang:

  • Konsep Abstrak Transformasi Geometri: Bagaimana konsep translasi, rotasi, refleksi, dan dilatasi bekerja secara visual dan matematis.
  • Hubungan Matematika dan Seni: Bagaimana prinsip-prinsip matematika, khususnya geometri, menjadi landasan bagi keindahan dan keteraturan dalam seni tradisional seperti Batik Kawung.
  • Pemecahan Masalah Geometris: Bagaimana merancang langkah-langkah transformasi yang tepat untuk mencapai hasil visual yang diinginkan.
  • Kerja Sama Tim: Bagaimana berkolaborasi dalam merencanakan, mengeksekusi, dan menganalisis proses pembuatan motif Batik Kawung di GeoGebra.
  • Apresiasi Budaya: Meningkatkan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia, khususnya seni Batik Kawung, dari sudut pandang matematika.

Proyek pembuatan Batik Kawung di GeoGebra ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna. Kami menyadari bahwa matematika tidak hanya sekadar angka dan rumus, tetapi juga memiliki hubungan yang erat dengan keindahan dan warisan budaya bangsa. Semoga proyek ini dapat menginspirasi kita semua untuk terus menjelajahi keterkaitan yang menarik antara matematika dan berbagai aspek kehidupan lainnya!


UPRAK Pend. Pancasila

 


Mengalunkan Harmoni Persatuan dan Emansipasi: Ujian Praktik Pendidikan Pancasila Kelompok
Halo para pejuang nilai Pancasila yang solid! Dalam Ujian Praktik kali ini, kita akan berkolaborasi untuk menyuarakan makna persatuan dan emansipasi melalui harmoni lagu kebangsaan "Satu Nusa Satu Bangsa" dan lagu perjuangan wanita "Ibu Kita Kartini". Lebih dari sekadar paduan suara, kita akan meresapi pesan luhur yang terkandung di dalamnya dan menuliskannya dalam deskripsi blog kelompok yang inspiratif.
Tugas Praktik:
    Kelompok kami akan menyanyikan lagu "Ibu Kita Kartini" dan lagu "Satu Nusa Satu Bangsa" secara bersama-sama. Penilaian tidak hanya berfokus pada harmoni vokal, tetapi juga pada pemahaman dan penghayatan makna lirik serta kemampuan kelompok dalam menyampaikan pesan tersebut melalui deskripsi blog yang akan dibuat secara kolaboratif.
Aspek Penilaian:
  • Harmoni Vokal: Keselarasan intonasi, artikulasi, dan ketepatan nada antar anggota kelompok saat menyanyikan kedua lagu.
  • Penghayatan Lagu: Ekspresi dan emosi yang disampaikan kelompok saat menyanyikan, menunjukkan pemahaman bersama terhadap isi lagu.
  • Deskripsi Blog (Esai Pendek Kelompok):
  • Makna Lagu "Ibu Kita Kartini": Analisis mendalam kelompok tentang perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan dampaknya bagi bangsa Indonesia. Kaitkan nilai-nilai Pancasila seperti Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Persatuan Indonesia dalam konteks perjuangan Kartini.
  • Makna Lagu "Satu Nusa Satu Bangsa": Interpretasi kelompok tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam keberagaman. Hubungkan lirik lagu dengan nilai-nilai Pancasila seperti Persatuan Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.
  • Relevansi Lagu dengan Kehidupan Masa Kini: Refleksi kelompok tentang bagaimana semangat persatuan dan emansipasi yang terkandung dalam kedua lagu tersebut masih relevan dan penting untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini. Berikan contoh konkret dalam berbagai aspek kehidupan (sosial, budaya, pendidikan, dll.) hasil diskusi kelompok.
  • Pembagian Tugas dan Kekompakan Tim: Kejelasan pembagian tugas dalam pembuatan blog dan kemampuan kelompok dalam menyajikan ide secara koheren.
  • Gaya Penulisan: Kejelasan, keruntutan ide, penggunaan bahasa yang baik dan benar, serta kemampuan menarik perhatian pembaca sebagai satu kesatuan tim penulis.
Tujuan Pembelajaran:
Melalui tugas praktik berkelompok ini, diharapkan kita dapat:
  • Meningkatkan apresiasi terhadap lagu-lagu perjuangan dan lagu kebangsaan secara kolektif.
  • Memahami dan menghayati makna mendalam yang terkandung dalam lirik lagu "Ibu Kita Kartini" dan "Satu Nusa Satu Bangsa" melalui diskusi dan kolaborasi.
  • Menganalisis keterkaitan nilai-nilai Pancasila dengan pesan yang disampaikan dalam kedua lagu tersebut secara bersama-sama.
  • Meningkatkan kemampuan berpikir kritis, berdiskusi, dan menuangkan pemikiran dalam bentuk tulisan kelompok yang sistematis dan menarik.
  • Menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, kesadaran akan pentingnya kesetaraan, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
Mari kita jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk menggabungkan seni, pemahaman nilai-nilai luhur bangsa, dan kekuatan kebersamaan. Alunkan suara dengan harmoni, resapi setiap maknanya bersama, dan tuangkan pemikiran cemerlang kalian dalam tulisan kelompok yang menginspirasi! Solidaritas dan semangat!

UPRAK PJOK

 


Menghafal Gerakan SKJ 2013

Halo para pejuang kebugaran! Dalam Ujian Praktik Olahraga kali ini, kita akan menguji kemampuan diri secara mandiri melalui Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 2013. Tantangannya adalah menghafal dan mempraktikkan seluruh rangkaian gerakan SKJ 2013 secara individu, tanpa bergantung pada hitungan. Fokus kita adalah pada penguasaan urutan gerakan, ketepatan setiap postur tubuh, dan semangat yang terpancar dari diri sendiri.


Bayangkan diri kalian sebagai seorang atlet yang menampilkan keahliannya dengan penuh percaya diri. Setiap gerakan yang kalian lakukan harus mengalir dengan lancar, menunjukkan ketepatan teknik, dan diiringi semangat yang membara.

Kita perlu menyiapkan

Ketepatan Hafalan: Seberapa baik kalian mengingat urutan lengkap seluruh rangkaian gerakan SKJ 2013.

Kelancaran Gerakan: Transisi antar gerakan harus dilakukan dengan mulus dan tanpa jeda yang tidak perlu, menunjukkan penguasaan rangkaian.

Ketepatan Postur: Setiap gerakan harus dipraktikkan dengan teknik yang benar, menjaga keseimbangan dan postur tubuh yang ideal.

Semangat dan Ekspresi: Pancaran energi positif, antusiasme, dan ekspresi wajah yang menunjukkan kecintaan pada aktivitas fisik.


Ini adalah kesempatan untuk menguji kemandirian, daya ingat gerak, dan kemampuan kalian dalam menginternalisasi setiap detail gerakan SKJ 2013. Tunjukkan ketekunan dan semangat pantang menyerah kalian dalam menaklukkan tantangan ini!


Persiapkan diri kalian dengan baik, latih setiap gerakan hingga melekat dalam ingatan, dan tampilkan performa terbaik kalian secara individu! SKJ 2013 tanpa hitungan menanti aksi solo yang memukau dari kalian!

UPRAK B. Jawa

 

Crita iki nuduhake yen keberanian lan pengorbanan iku penting banget kanggo njaga katentreman lan bebener. Akana, sanajan isih enom lan wis kelangan akeh, nuduhake kekuwatan lan tekad sing luar biasa kanggo ngreksa pusaka suci lan amanah gurune. Pengorbanane Ki Dharma uga dadi piwulang yen kadhangkala, kanggo kabecikan sing luwih gedhe, kita kudu wani ngorbanake awake dhewe.


Kekancan sing pecah amarga beda keyakinan uga dadi bagian penting ing crita iki. Sena, sing biyen kanca raket Ardhana, milih dalan sing salah amarga nganggep iku cara sing bener kanggo mbenerake kahanan. Nanging, pungkasane dheweke ngerti yen kekerasan lan pemberontakan dudu solusi sing tepat.


Intine, crita iki ngelingake yen kekuwatan sejati ora mung ana ing kekuasaan, nanging uga ing kerukunan, kawicaksanaan, lan karep kanggo nglindhungi bebener lan keadilan. Akana lan Ardhana, sanajan wis ngalami kepahitan, tetep setya ing tujuane kanggo nggawa katentreman bali ing lemah Jawa.

UPRAK IPA & IPS


Mengubah Singkong Biasa Jadi Kelezatan Probiotik: Pengalaman Membuat Tape Singkong di Rumah

Hai Foodies! Kali ini aku mau berbagi pengalaman seru sekaligus menantang: membuat tape singkong sendiri di rumah! Sebagai bagian dari tugas praktek IPA, aku jadi penasaran banget gimana sih proses fermentasi ajaib ini bisa mengubah singkong yang tadinya keras dan tawar jadi camilan manis, lembut, dan kaya manfaat.

Ternyata, di balik kesederhanaannya, pembuatan tape singkong melibatkan proses biokimia yang keren banget lho! Jamur Aspergillus oryzae dan ragi Saccharomyces cerevisiae bekerja sama mengubah karbohidrat dalam singkong menjadi gula dan alkohol. Proses inilah yang menghasilkan cita rasa manis yang khas dan tekstur lembut yang bikin nagih.

Penasaran gimana langkah-langkahnya? Yuk, simak cerita lengkap dan resep sederhananya di bawah ini! Jangan khawatir, meskipun ini tugas praktek IPA, tapi hasilnya dijamin bikin lidah bergoyang! 😉

Bahan-bahan yang Dibutuhkan:

  • Singkong segar, pilih yang kualitasnya bagus dan tidak memar
  • Ragi tape berkualitas baik
  • Daun pisang atau wadah tertutup

Langkah-langkah Pembuatan:

  1. Persiapan Singkong: Kupas singkong hingga bersih, lalu cuci hingga benar-benar bersih. Potong-potong singkong sesuai selera.
  2. Pengukusan: Kukus singkong hingga matang dan empuk. Pastikan tidak terlalu lembek. Dinginkan singkong hingga benar-benar dingin. Ini penting banget supaya ragi bisa bekerja optimal!
  3. Pemberian Ragi: Haluskan ragi tape (bisa dengan cara digerus). Taburkan ragi secara merata di seluruh permukaan singkong yang sudah dingin. Pastikan semua bagian terkena ragi.
  4. Pembungkusan dan Fermentasi: Bungkus singkong yang sudah diberi ragi dengan daun pisang atau masukkan ke dalam wadah tertutup. Tata singkong agar tidak terlalu rapat.
  5. Penyimpanan: Simpan bungkusan singkong di tempat yang hangat dan gelap selama kurang lebih 2-3 hari. Hindari membuka bungkusan selama proses fermentasi.
  6. Panen Tape: Setelah 2-3 hari, buka bungkusan. Tape singkong yang berhasil akan terasa lembut, manis, dan mengeluarkan aroma yang khas.

Hasil dan Pembelajaran:

Setelah menunggu dengan sabar, akhirnya tape singkong buatanku jadi juga! Rasanya manis alami, teksturnya lembut, dan aromanya khas banget. Ternyata, proses fermentasi ini benar-benar mengubah singkong jadi sesuatu yang istimewa.

Dari praktek ini, aku jadi lebih paham tentang peran mikroorganisme dalam pengolahan makanan. Selain itu, aku juga jadi tahu kalau membuat tape singkong itu sebenarnya mudah asalkan kita teliti dan sabar.

Gimana? Tertarik mencoba membuat tape singkong sendiri di rumah? Selamat mencoba dan jangan lupa bagikan pengalamanmu di kolom komentar ya! 😊



Rabu, 16 April 2025

Komik tentang Asal Mula Batu Benawa

 

Komik asal usul batu benawa_9B oleh Elvira Nasya

Batu Benawa adalah sebuah legenda rakyat yang berasal dari Kalimantan Selatan, Indonesia.

Kisah legenda Batu Benawa menceritakan tentang seorang anak durhaka bernama Raden Penganten yang tidak mengakui ibunya setelah menjadi kaya dan menikah dengan putri seorang saudagar. Karena kedurhakaannya, ibunya yang bernama Diang Ingsung mengutuknya beserta perahu besarnya (Benawa) menjadi batu. Batu inilah yang kemudian dikenal sebagai Batu Benawa.

Meskipun tidak ada komik khusus tentang "Batu Benawa", cerita rakyat ini memiliki potensi yang baik untuk diadaptasi menjadi format komik. Dengan visualisasi yang menarik, legenda ini dapat menjadi bacaan yang menghibur sekaligus mengenalkan budaya dan cerita rakyat Indonesia kepada pembaca, terutama generasi muda.

Rabu, 09 April 2025

Progam Scracth - Memasukan Apel kedalam Mangkuk

 

Proyek Scratch ini menampilkan sebuah apel yang bergerak menuju dan masuk ke dalam sebuah mangkuk. Ini adalah contoh sederhana dari penggunaan gerakan dan kontrol dalam Scratch.

Elemen Proyek:

  1. Sprite Apel:

    • Sprite ini direpresentasikan oleh gambar sebuah apel.
    • Pada awalnya, apel berada di suatu posisi di layar (misalnya di bagian atas atau samping layar).
    • Blok kode akan digunakan untuk menggerakkan apel menuju mangkuk. Ini bisa dilakukan dengan mengubah nilai x dan y secara bertahap, atau menggunakan blok glide.
    • Setelah apel mencapai posisi mangkuk, blok kode akan membuatnya tampak "masuk" ke dalam mangkuk. Ini bisa dilakukan dengan mengubah ukuran sprite menjadi lebih kecil, atau dengan membuatnya menghilang setelah menyentuh sprite mangkuk (opsional).
  2. Sprite Mangkuk:

    • Sprite ini direpresentasikan oleh gambar sebuah mangkuk.
    • Mangkuk ditempatkan di posisi tetap di layar, di mana apel akan bergerak menuju dan masuk ke dalamnya (misalnya di bagian bawah tengah layar).
    • Sprite mangkuk tidak memerlukan banyak kode, tetapi bisa ditambahkan animasi sederhana jika diinginkan (misalnya sedikit bergetar saat apel masuk)